<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muhammad Yamin &#187; Opini</title>
	<atom:link href="http://myamin.net/index.php/category/opini/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://myamin.net</link>
	<description>Catatan Harian IT, LINUX dan My Daily Activity</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Aug 2010 07:05:27 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Facebook menguntungkan Provider Internet</title>
		<link>http://myamin.net/index.php/opini/facebook-menguntungkan-provider-internet.html</link>
		<comments>http://myamin.net/index.php/opini/facebook-menguntungkan-provider-internet.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 07:52:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yamin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myamin.net/index.php/opini/facebook-menguntungkan-provider-internet.html</guid>
		<description><![CDATA[
Banyak orang akhir-akhir ini kecanduan jejaring social facebook, hingga kadang lupa kerja, dan membuat produktifitas kerja menurun. Dari para professional, mahasiswa, ibu – ibu rumah tangga bahkan anak sekolah SD pun sudah mengenal yang namanya facebook.
Orang yang dulunya gaptek internet, sekarang jadi mengenal dunia internet akibat mengenal facebook. Facebook memang benar-benar mewabah di Indonesia, bahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--  		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Banyak orang akhir-akhir ini kecanduan jejaring social facebook, hingga kadang lupa kerja, dan membuat produktifitas kerja menurun. Dari para professional, mahasiswa, ibu – ibu rumah tangga bahkan anak sekolah SD pun sudah mengenal yang namanya facebook.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Orang yang dulunya gaptek internet, sekarang jadi mengenal dunia internet akibat mengenal facebook. Facebook memang benar-benar mewabah di Indonesia, bahkan sudah ada fasilitas facebook berbahasa Indonesia. Ada positif dan ada pula negatifnya.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Positifnya : facebook bisa menjadi alat silaturahmi yang mumpuni, bayangkan kita bisa tahu aktifitas apa yang di lakukan temen kita di kota lain, begitu juga sebaliknya.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Negatifnya : facebook bisa membuat orang lupa diri dalam arti kata bisa lupa kerja, lupa istirahat, lupa makan dan bahkan bisa lupa berinternet ria yang mengakibatkan biaya internet di rumah membengkak.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Siapakah yang di untungkan dengan adanya facebook ? tentu saja penyedia jasa internet / provider intenet. Saat ini para provider internet saling berlomba – lomba menyediakan fasilitas internet semurah dan semudah mungkin, terutama untuk kalangan personal.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><span id="more-100"></span>Sebut saja saat ini sudah banyak fasilitas internet broadband seperti Telkom Flash, IndosatM2, Jump Smart, Mobi Fren, Starone unlimited  dan masih banyak lagi, kesemuanya itu selain kemajuan tekhnologi tetapi juga para provider benar-benar bisa membaca pangsa pasar dengan adanya daya tarik dari facebook.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Para provider membaca bahwa saat ini pengguna internet tidak hanya dari kalangan profesional atau para pekerja yang memanfaatkan fasilitas internet dari kantor, tetapi juga para personal yang juga bisa menggunakan fasilitas internet dari penyedia jasa internet seperti Tflash, IM2, Jump Smart, Mobi Fren dll di rumah hanya dengan menyolokan modem usb ke laptop atau PC sudah bisa berselancar di internet.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Seiring kemajuan tekhnologi, bisnis pun dengan cepat bergeser. Kita tentu masih ingat dengan memboomingnya bisnis wartel beberapa tahun yang lalu, hingga dimana – mana banyak wartel bertebaran dan seiring  seleksi alam akhirnya ada satu fasilitas yang punah yaitu telepon umum.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Tekhnologipun terus berkembang, muncullah Handphone atau HP . Siapa sih saat ini yang tidak punya handphone, dari para profesioanl hingga tukang cukur sudah punya dan memanfaatkan fasilitas handphone untuk bisnisnya, bahkan saat ini banyak handphone menyediakan fasilitas internet, yang juga bisa di gunakan untuk akses facebook apalagi sedang booming juga blackberry..<span style="font-family: Wingdings;">?</span>. Maka seiring seleksi alam mati pula lah bisnis wartel.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Tekhnologi terus-terus-terus berkembang, muncullah bisnis warnet. Bisnis yang dulu pernah ingin saya geluti. Karena semakin meleknya masyarakat Indonesia akan dunia internet, bahkan ada yang berseloroh fasilitas internet bahwasanya sama seperti kebutuhan rumah tangga. Akankah bisnis warnet bernasib sama dengan bisnis wartel  seiring dengan fasilitas intenet murah dan mudah dari para provider ?, kemunculan Telkomflash, IndosatM2,Jump Smart atau Mobi Fren sama seperti kemunculan handpahone ketika bisnis wartel berkembang dan menjamur.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Lah kok dari ngomongin facebook jadi ngomongin bisnis wartel….;-)</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myamin.net/index.php/opini/facebook-menguntungkan-provider-internet.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mana Expresinyaaaa…..???</title>
		<link>http://myamin.net/index.php/opini/mana-expresinyaaaa%e2%80%a6.html</link>
		<comments>http://myamin.net/index.php/opini/mana-expresinyaaaa%e2%80%a6.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2008 02:05:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yamin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://myamin.net/index.php/opini/mana-expresinyaaaa%e2%80%a6.html</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat iklan dengan jargon, “Expresikan Aksimu…..!”, atau iklan dengan jargon “ Mana Expresinyaaaa…!”. Tentu anda masih ingat, bahkan iklan tersebut masih cukup sering di tayangkan di televisi. Iklan yang begitu menyedot perhatian penikmat televisi dan menjadi trend tingkah laku dan gaya anak jaman sekarang.
&#160;
Kata – kata “Expresi” mungkin akhir – akhir ini semakin banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><o:p></o:p>Masih ingat iklan dengan jargon, “Expresikan Aksimu…..!”, atau iklan dengan jargon “ Mana Expresinyaaaa…!”. Tentu anda masih ingat, bahkan iklan tersebut masih cukup sering di tayangkan di televisi. Iklan yang begitu menyedot perhatian penikmat televisi dan menjadi <st1:city w:st="on">trend</st1:city> tingkah laku dan <st1:place w:st="on"><st1:city w:st="on">gaya</st1:city></st1:place> anak jaman sekarang.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><o:p></o:p>Kata – kata “Expresi” mungkin akhir – akhir ini semakin banyak di sebut dan di pertontonkan bahkan di perjuangkan oleh para pelaku seni, yang sedang ketakutan tidak akan bisa bebas berkspresi lagi.<span id="more-77"></span></p>
<p class="MsoNormal"><o:p></o:p>Kebebasan berekspresi..!!, ya ya ya. Mereka sering menyebutnya kebebasan berekspresi. Mereka takut tidak bisa berekspresi lagi ketika Undang – Undang Anti PornoGrafi dan PornoAksi disahkan oleh DPR.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><o:p></o:p>Saya fikir ketakutan mereka berlebihan, Undang – Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi lahir akibat sudah tidak adanya budaya malu di <st1:country-region w:st="on"><st1:place w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region>. Padahal undang – undang tersebut hanya sebagai kontrol dari kehidupan masyarakat yang semakin bebas akhir – akhir ini.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><o:p></o:p>Kebebasan berekspresi yang bagaimana ? kebebasan berekspresi membuat film dengan adegan ciuman atau kebebebasan berekspresi dengan adegan senggama dengan<span>  </span>alasan mengikuti alur cerita, tanpa berfikir bahwa film tersebut akan ditonton oleh anak – anak..!</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><o:p></o:p>Lucu juga, ketika seorang sutradara wanita mengatakan undang – undang tersebut merampas kebebasan hak anak – anaknya menonton sesuatu, tanpa harus di atur. Bukankah <span>  </span>undang – undang tersebut dibuat untuk melindungi anak – anak dan wanita dari pencabulan, pemerkosaan bahkan pelecehan seksual.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Saya jadi teringat ketika seorang pedangdut mengalami pelecehan seksual dari penggemarnya, dan begitu marahnya dia di perlakukan seperti itu. Orang juga tidak akan berani mencolek “itunya” kalau bukan dia yang mengundangnya dengan bergoyang dangdut yang terlalu di buat – buat dan di paksakan, apakah itu yang dinamakan kebebebasan berekspresi ?</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Saya yakin undang – undang itu tidak akan memasung kreatifitas anda para pelaku seni untuk berexpresi, selagi expresi anda adalah expresi yang tidak mengundang kontroversi. Jadi ! Mannnaaa Expresinya……?</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><o:p> </o:p></p>
<p class="MsoNormal"><o:p> </o:p></p>
<p class="MsoNormal"><o:p> </o:p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://myamin.net/index.php/opini/mana-expresinyaaaa%e2%80%a6.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
